Hari kelahiran Ayah
Tanggal 21 April 2020 bertepatan dengan ‘Hari
Kartini’, orang yang sangat aku hormati mengulang kembali tanggal kelahirannya.
Dia adalah sosok yang paling aku sayangi dan aku kagumi di dunia ini. Sosok
lelaki yang menjadi panutan untuk keluarga.
Beliau adalah Ayahku.
Lelaki nomor satu dalam hidupku dan sosok yang paling
berharga dalam hidupku.
Pahlawan yang tak pernah lelah menyemangati hidupku untuk
terus bangkit dan berjuang memperbaiki diri agar menjadi sosok wanita sukses
dunia akhirat.
Beliau selalu berjuang keras untuk terus membahagiakan
keluarga tanpa menghiraukan lelah.
Pada hari ulang tahunnya, beliau memang tak pernah merayakan.
Bahkan, mungkin hari ini beliau lupa kalau ini adalah hari kelahirannya.
Tapi, meski kenyataannya seperti itu, aku akan tetap
mengucapkan selamat ulang tahun untuk beliau ayah tercintaku. Mudah-mudahan
di usia ke-43 ini ayah semakin sukses, sehat selalu, dimudahkan dalam segala
urusannya.
Aku memang tak punya hadiah spesial untuknya, hanya do’a yang
bisa aku panjatkan setiap selesai shalat.
Aku tau, ayah lelah menahan rasa sakit itu. Aku yakin, ayah
kuat dan mampu melewati semuanya. Allah Maha Penyayang pasti akan selalu
menjagamu, memberikan kesehatan padamu, dan selalu memberikan kekuatan agar
ayah bisa sembuh.
Aku sangat senang dan bangga bisa mempunyai Ayah sepertimu. Aku
ingin Ayah dan Mama selalu ada di samping kami bertiga (Rosi, Romdhon, dan Rifa’i)
hingga kami bertiga menjadi orang sukses, hingga kami bertiga mempunyai
kehidupan baru, dan fase-fase kehidupan selanjutnya.
Ayah…
Engkau adalah sosok yang sangat aku kagumi.
Semangatmu, kerja kerasmu, keshalihanmu, dan ketaatanmu, serta
kecerdasanmu patut aku jadikan sebagai tauladan.
Aku sangat senang jika mendengar ayah memberikan motivasi dan
nasehat kepada kami anak-anaknya. Biasanya, jika ayah akan memberikan kami
motivasi, ayah selalu memulainya dengan menceritakan masa lalunya saat masih
muda (ketika mondok). Ayah juga sering bercerita tentang masa-masa kecil,
terutama saat ayah berjuang keras untuk dapat membiayai diri sendiri, berjuang
untuk terus membantu orang tua, dan kesungguhan ayah dalam belajar.
Ketika ayah kecil, ayah membiayai sendiri sekolahnya karena
kakek dan nenek mendidik ayah menjadi pribadi tangguh. Ayah pernah berjualan, mencari
kayu, dan banyak pekerjaan lainnya.
Ayah mondok sejak lulus SD. Beliau juga bercerita banyak
tentang perjalanan dipondoknya. Dari mulai mondok hingga bertemu dengan
jodohnya alias Mama tercintaku,..ciiee ciee,, heheh.
Banyak ppondok pesantren yang ia singgahi sebagai tempat menimba
ilmunya. Semangat luar biasa saat masa beliau mencari ilmu sangatlah patut
untuk dijadikan contoh bagi anak-anaknya.
Itu hanya sepenggal kisah ayah dimasa kecil dan masa mudahnya
yang bisa aku ceritakan di blog ini. Sebenarnya masih banyak kisahnys yang
diceritakan ayah kepadaku, belum lagi cerita bagaimana ayah berjuang untuk mendidik
dan membesarkanku.
Dengan masa lalunya yang berat itu kini ayah sudah bisa
tersenyum dan menikmati hasil jerih payahnya. Namun, beliau tak pernah berhenti
berjuang. Tanggung jawabnya selalu beliau laksanakan dengan baik.
Aku banyak mengambil pelajaran dari masa lalu ayah yang
selalu diceritakan itu. Aku harus jadi pribadi tangguh seperti pribadi ayah, selalu
semangat, mandiri di masa muda, dan rajin tirakat. Aku ingin seperti beliau,
bahkan lebih... hehe
Ayah selalu berpesan kepada kami anak-anaknya untuk
bersungguh-sungguh dalam belajar, manfaatkan waktu sebaik mungkin, dan
amalkanlah ilmu yang sudah didapatkan. Bagiku itu adalah pesan yang luar biasa
yang selalu disampaikan oleh ayah dan harus aku laksanakan.
Ayah.. Aku sangat merindukanmu…
(posisiku nulis ini lagi di pondok dan bener-bener lagi
pengen ketemu ayah)
Ayah…
Terima kasih telah menjaga dan mendidikku selama ini.
Terima kasih untuk semua pengorbananmu selama ini.
Maafkan anakmu yang belum bisa membalas kebaikanmu.
Karena kasih sayang dari dirimulah kini aku mengerti semua.
Semua yang kau berikan akan selalu kuingat.
Sekali lagi selamat ulang tahun Ayah,...
Ayah….
Semangat selalu yahh..
Jaga diri Ayah baik-baik...
Jangan lupa kalau sudah tidak enak badan, segera minum jamu
bikinan Mama.
Sayangilah kami sampai kapanpun. Hehe
Di hari istimewanya ayah ini akan ku do'akan.
Ya Allah, aku meminta pada-Mu, berilah ayahku umur panjang
dan rezeki yang barokah. Berilah kesehatan untuk ayahku, agar ayah dapat
menemaniku hingga ajal mendekat.
Ya Allah ampunilah segala khilaf dan dosanya.
Ya Allah jauhkan lah ayah dari segala kesulitan, berilah ayah
kemudahan di setiap langkah hidupnya, ampunilah segala dosa-dosa ayah, semoga
ayah termasuk golongan orang-orang yang beriman di sisi-Mu. Amin ya Allah ya
rabbal alamin..
Komentar
Posting Komentar