Seda
sedu…
Tak
banyak sekitar mengetahui
Terlihat
kau tak banyak berkeringat
Namun,
ku tahu betul
Kau
begitu berusaha
Sunyinya
malam menjadi sahabatmu
Cahaya
laptop jadi penemuan keseharianmu
Tak
tampak baik di segala pemandang, itulah kemauanmu
Tapi
sayangnya kau sudah tertangkap
Tertangkap
atas semua kebaikanmu
Ku
rasa, kau tak mau menambahkan lelahmu
Usahamu
pun enggan kau umbar
Sungguh,
kau pantas akan apa yang telah kau citakan
Kau pantas
atas segala impianmu
Rasa
syukur, harus ku curahkan
Bertemu
denganmu sosok tauladan
Rasa
kurang, suatu keharusan
Karena
tak ada kata final untuk berproses akan cerah nya masa depan
To : @deozaky_18
From : @fatihamlkh

Terimakasih banyak Mbak Fatikha, meski pada kenyataannya diriku masih jauh dari husnudzanmu, serta masih jauhnya diri ini dari usaha yang sesungguhnya..
Puisi ini aku upload, dengan harapan agar orang yang membaca ikut mengaamiini serta ikut memanjatkan do'a untuk kita... *thanks pembaca :)
Semoga puisi ini bisa menjadi penyemangat kita untuk terus berusaha memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih tangguh lagi.. hehe.. kayak mbak :)
Mbak Fatikha adalah teman sekaligus sahabat saya selama masuk UIN. Teman sejurusan yang pertama kali aku kenal. Beliau adalah wanita tangguh,hebat, aktifis, pintar, pantang menyerah, semangat belajar tinggi dan banyak sekali kelebihan darinya.
Semangat selalu nggeh Mbak... Semoga Allah selalu mudahkan segala urusanmu, sehat selalu, tercapai semua cita-citamu :) miss u Mbak Fatikha...
*foto diambil saat Makrab IAT semester 1 - 2018
Komentar
Posting Komentar