April - Mei "Saat Semangat Memperjuangkan Mimpi"
Semua persoalan terkait skripsi telah selesai, baik revisi, upload jurnal, upload di e-thesis dan lain sebagainya. Namun, perjuangan tak berhenti di titik ini. Perasaan senang dan penuh rasa syukur karena telah melewati tahapan tersebut adalah deskripsi dari hatiku saat itu. Meski harus menunggu entah berapa bulan lagi menuju wisuda. Berbagai harapan, do'a, dan semoga yang selalu dipanjatkan tak henti-hentinya ku pintakan. Semoga masa depan gemilang, segala mimpi, dan cita-cita yang diangankan dapat tercapai dengan baik.
Menjadi seorang anak pertama dan pejuang kehidupan memang tidak mudah, kita akan selalu dihadapkan dengan sebuah pilihan yang penuh resiko. Kesedihan dan kesendirian hingga harapan yang perlahan pupus seakan sirna oleh kelelahan hati dan pikiran. Namun, mengingat bahwa meraih mimpi besar harus dengan usaha yang besar pula, aku pun menguatkan hari dan pikiran untuk kembali berjuang. Peluang masuk ke perguruan tinggi negeri, melanjutkan kuliah pascasarjana, dang medapatkan beasiswa S2 merupan mimpi yang saat itu terbesit di pikiranku.
Singkat cerita, aku pun memutuskan untuk memperjuangkan beasiswa tersebut. Terdapat tiga tahapan seleksi, yaitu administrasi, tes tulis/CBT, dan tes wawancara. Bulan April ini aku difokuskan dengan memenuhi seleksi tahap awal, yaitu administrasi. Seorang mahasiswa S1 yang baru menyelesaikan studinya (selesai sidang) tentu sulit medapatkan Surat Keterangan Lulus karena harus menunggu SK Yudisium keluar. Namun, saat itu aku mengusahakan keras, selama kurang lebih satu minggu pulang pergi kampus demi mendapatkan SKL. Haha, ceritanya agak maksa sih. Hmm, selagi masih bisa diperjuangkan kenapa tidak. Akhirnya di H-3 penutupan pendaftaran beasiswa, aku pun sudah mendapatkan SKL dari Fakultas, meski itu tidak seformal SKL dari Universitas. Alhamdulillah, kata salah satu kakak tingkat alumni UIN Malang "Semangat Dek, kamu keren sudah memperjuangkan sampai titik ini, kamu pasti lolos" kurang lebih seperti itu beliau tak henti meyakinkan dan menyemangatiku.
Submit seluruh persyarat pendaftaran telah ku lakukan, tepatnya pada tanggal 13 April 2022 (malam bulan suci Ramadhan). Setiap waktu, dimanapun, dan kapanpun, do'a dan harapan itu selalu aku panjatkan. "Semoga ini adalah jalan terbaikku, semoga Allah mudahkan dalam melewati berbagai seleksi beasiswa ini, semoga aku menjadi salah satu orang yang medapatkannya, semoga aku siap menerima jika nanti hasilnya mengecewakan".
"Terimakasih Rosi, sudah berjuang hingga titik ini, masih ada titik berikutnya yang harus lebih diupayakan, Mari..!! tetap kuatkan tekad, apapun hasilnya nanti, insyaalloh sudah Allah siapkan rencana terbaik-Nya. Jadi tugasmu saat ini adlaah tetap ikhtiar, berdo'a, dan tawakkal". Nasehat untuk pribadiku :)
Kabar bahagia saat pengumuan hasil seleksi tahap satu keluar. Tepatnya tanggal 30 April 2022. "Alhamdulillah, lolos seleksi administrasi, tidak sia-sia berjuang sampai nangis-nangis tiap malem. Semoga dimudahkan ke tahap berikutnya dan lolos sampai akhir, aamiin".
Saat itu keberadaanku di rumah, ceritanya lagi liburan lebaran. Semua persiapan tes seleksi tahap dua tentunya harus dipersiapan dengan baik. Setiap hari aku selalu menyempatkan untuk belajar, baik untuk tes TPA, bahasa, maupun lainnya. Aku tak ingin menyesal diakhir karena kurang maksimal dalam persiapan (belajar). Beberapa minggu kemudian, tes seleksi tahap dua ini (tes CBT) dilaksanakan. Aku yang bertempat tinggal di kampung dan plosok harus mencari sinyal ke kota demi kelancaran tes. Bukan suatu halangan bagiku, untuk melangkahkan kaki dan berangkat lebih pagi untuk mempersiapakan segalanya.
Singkat cerita, Alhamdulillah aku pun lolos di tahapan seleksi ini.
Perasaan haru, bahagian, senang, namun ada cemas bisa melewati tahapan ini. Cemas karena masih ada satu tahapan yang sangat menantang. Semoga sesuai dengan apa yang diharapakan. aamiiin..
Tahapan seleksi berikutnya, yaitu wawancara selama dua hari dengan empat penguji, Alhamdulillah terlalui dengan baik. Meski di tahapan wawancara terakhir yakni terkait jurusan yang diambil kurang maksimal karena memang penguasaan materi kurang, tapi semoga saja tidak berpengaruh besar pada yang lainnya.. hehe :)
Sebetulnya, masih banyak perjuangan di bulan ini April - Mei, karena hidup tidak terlepas dari kata 'perjuangan', tapi di sini ku tulis secara singkat saja.
"Sabar, kuat, dan semangat adalah kunci dalam memperjuangkan mimpi. Ketika kerja keras dalam perjuangan merupakan salah satu jalan bagi kita untuk meraih impian, maka teruslah melangkah, tak peduli seberapa banyak kita terjatuh, putus asa, dan lelahnya jiwa ini. Karena sejatinya, kita tidak pernah tahu, percobaan keberapa yang akan mengantarkan kita menuju pintu gerbang kesuksesan".
Terimakasih sudah membaca coretan ini, semoga bisa diambil sisi baiknya :)
Komentar
Posting Komentar